AGolf.co – Kota di Australia, Brisbane mengonfirmasi kotanya sebagai salah satu calon tuan rumah Olimpiade 2032. Brisbane mendapat lampu hijau dari Australia, setelah 18 bulan lamanya uji kelayakan menyatakan kota ini layak untuk menghelat ajang besar 4 tahunan itu.

Dilansir insidethegames.biz dari ABC, studi kelayakan memperkirakan Olimpiade 2032 di Brisbane akan mengeluarkan anggaran AUD900 juta, atau sekitar Rp9,02 triliun. Hal ini lebih rendah AUD300 juta dari Commonwealth Games terakhir yang berlangsung di Golf Coast, tahun lalu.

Anggaran yang lebih murah ini, karena sejumlah venue olahraga telah disiapkan seoptimal mungkin. Terdapat beberapa renovasi yang dapat ditingkatkan, seperti transportasi yang belum masuk dalam studi kelayakan ini.

“Sebelum mendaftar sebagai tuan rumah, Brisbane telah mengajukannya ke seluruh Pemerintahan di Australia. Dan mereka menyatakan dukungan luar biasa kepada kami, seperti saat Olimpiade terakhir kami di Sydney 2000,” kata Queensland Premier, Anastasia Palaszczuk.

Lebih lanjut, Brisbane dapat meningkatkan beberapa fasilitas di sekitar Queensland. Dewan olahraga setempat memperkirakan dapat membangun stadion besar sebagai teman Suncorp Stadium, yang digunkana untuk liga rugby, rugby union, dan sepakbola.

Olimpiade Brisbane

Selain itu, Brisbane 2032 juga diperkirakan akan meminjam beberapa venue yang terdapat di Golf Coast jika terpilih sebagai tuan rumah.

Presiden Komite Internasional Olimpiade (IOC) Thomas Bach menerima ketertarikan Brisbane untuk ada dalam daftar tuan rumah 2032. Bach juga akan melihat langsung kesiapan kota ini saat kunjungannya ke SportAccord World Sport and Business Summit, di Gold Coast Mei depan.

Brisbane sebagai tuan rumah, cukup pede dengan pelaksanaan Commonwealth Games 1982. Selain itu, Samantha Stosur merupakan atlet kebanggaan Brisbane yang pernah memenangi gelar mayor US Open 2011 di cabang tenis.

Calon Tuan Rumah Olimpiade 2032

Brisbane yang masuk ke dalam calon tuan rumah Olimpiade 2032, menambah daftar kota yang siap menyelenggarakan Olimpiade setelah Tokyo 2020, Paris 2024, dan Los Angeles 2028 itu.

Sebelumnya, Unifikasi Korea antara Korea Utara dan Korea Selatan telah mendaftarkan posisinya sebagai kandidat di awal bulan ini. Selanjutnya, Indonesia melalui Presiden Joko Widodo telah memastikan tempat sebagai salah satu calon tuan rumah. Indonesia percaya diri usai kesuksesannya menyelenggarakan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Terdapat sejumlah calon tuan rumah lain, termasuk rumor dari Jerman dan India yang menyatakan tertarik menjadi tuan rumah.

Pemilihan tuan rumah akan dilakukan pada sidang akbar IOC pada tahun 2025 mendatang, sesuai siklus 7 tahun jelang Olimpiade.