Agolf.co – Tim Britania Raya menjadi pemilik medali emas terakhir European Youth Olympic Festival (EYOF) 2019, Jumat (15/2). Emas yang berasal dari mixed team curling, dimenangi Britania Raya atas tim Swiss 6-2 di final.

Kapten tim (skip) Hamish Gallacher memimpin timnya, dengan kemenangan 6-0 di babak grup. Melaju ke babak semifinal melawan Polandia, Inggris membungkam Polandia 8-2 hanya dalam 6 end saja. Melawan Swiss, Britania Raya perlu memainkan seluruh end yang berjumlah 8.

Namun, Swiss tak dapat mengejar margin 2-5 yang malah berbalik 6-2 untuk Britania Raya. Hungaria melengkapi podium dengan mengalahkan Polandia 10-3. Tiga batu yang didapat Hungaria di end 7, mengakhiri perebutan perunggu keduanya.

Terdapat 7 medali yang diperebutkan di hari terakhir EYOF 2019, yang telah berlangsung sejak Senin (11/2) lalu. Short track speed skating menjadi cabang olahraga dengan perebutan emas terbanyak. Tiga emas yang masih tersedia, direbut Attila Talabos dan Petra Rusnakova di nomor 1000m.

Keduanya merupakan mantan juara di even sebelumnya. Attila dari Hungaria lebih dulu meraih emas 1500m, sedangkan wakil Slovakia Petra memiliki waktu tercepat di 500m.

Norwegia Juara Umum

EYOF 2019 ditutup
Aksi atlet biathlon di EYOF 2019

Dua emas penting Norwegia di mixed biathlon dan cross-country skiing relays, memastikan negara ini di pucuk klasemen perolehan medali. Total 6 medali emas, membuatnya memenangi EYOF pertamanya.

Emas pertama Norwegia, berasal dari beregu campuran biathlon yang menyentuh garis finis 1 jam 26 menit 58,5 detik. Tim Norwegia unggul telak 1 menit 10 detik dari Perancis, dan Finlandia di urutan ketiga.

Dari ski lintas alam sejauh 4x5km, Norwegia mendulang emas keduanya setelah menahan laju Rusia dan Swiss dengan 1 jam 2 menit 1,4 detik. Norwegia unggul 4,4 detik saja dari Rusia, dan 12 detik dari Swiss yang memerlukan medali emas untuk merebut juara umum. Swiss sudah menguasai posisi teratas sejak hari kedua, yang sayangnya direbut Norwegia di detik-detik terakhir.

Norwegia merebut juara umum pertama EYOF musim dingin dengan 6 emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Swiss berada di tempat kedua dengan 5 emas, 5 perak, dan dua perunggu. Menyusul di bawahnya, Perancis dengan 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.

Upacara Penutupan EYOF

EYOF 2019 resmi berakhir saat upacara penutupan dilangsungkan di Istocno Sarajevo City Hall. Sebagai tuan rumah, Bosnia Herzegovina tampil tanpa satu keping pun medali. Meskipun begitu, ini merupakan ajang besar yang berhasil dihelat kota Sarajevo dan Sarajevo Timur sejak Olimpiade Musim Dingin 1984, saat tergabung sebagai negara Yugoslavia.

Walikota Sarajevo Abdulah Skaka dan Walikota Sarajevo Timur Nenad Vukovic, menyerahkan bendera EOC kepada Walikota Vuokatti, Mika Kilpelainen sebagai tuan rumah berikutnya 2021 nanti. Vuokatti merupakan kota di sebelah utara ibukota Helsinki, yang pernah menyelenggarakan EYOF musim dingin di tahun 2001.

EYOF 2019 masih akan berlangsung di Baku, Azerbaijan sebagai EYOF musim panas pada 21-27 Juli mendatang.