AGolf.co – Kota di Rusia, Krasnoyarsk hanya tinggal menghitung mundur satu pekan sebelum helatan Universiade Musim Dingin 2019. Sejumlah negara yang memiliki atlet terbaiknya untuk olahraga musim dingin, telah mengirimkan perwakilannya pekan ini.

Salah satunya China, yang menurunkan 84 atletnya berdasarkan Federation of University Sports of China, dilansir insidethegames.biz. China telah memilih atletnya dari universitas di China yang akan berpartisipasi di 37 nomor dari 8 cabang olahraga.

“Kami memiliki dua goal di Universiade tahun ini,” kata Chef de Mission (CdM) dari China, Xue Yanqing. “Yang pertama ingin mendapatkan lebih banyak medali. Yang kedua, kami membebaskan atlet kami untuk menjalin pertemanan dengan atlet dari negara lain.”

Krasnoyarsk 2019
Torch Relay Krasnoyarsk 2019

China yang menjadi tuan rumah Universiade Musim Dingin di Harbin 2009 lalu, meraih satu-satunya gelar juara umum kala itu. Dengan 48 medali, China memiliki 18 perak, atau 4 perak lebih banyak dari Rusia di tempat kedua. Baik China maupun Rusia sama-sama mengumpulkan 18 emas.

Di Almaty, Kazakhstan dua tahun lalu, China hanya finis di urutan keenam dengan 10 medali, 4 di antaranya emas.

Krasnoyarsk, kota yang perlu ditempuh dalam 5 jam penerbangan ke arah timur dari ibukota Moscow itu, bakal menghelat Universiade Musim Dingin antara 2-12 Maret mendatang.

Universiade merupakan ajang dua tahunan yang diperuntukkan kepada atlet di jenjang sekolah. Siapapun yang berusia 17-25 tahun dan masih bersekolah, berhak untuk mengikuti ajang ini berdasarkan persetujuan negaranya masing-masing.

Universiade Krasnoyarsk 2019, menjadi Universiade ketiga yang diadakan di negara Rusia. Sebelumnya, Rusia menghelat ajang Universiade Musim Dingin 2013 di Kazan, dan Universiade Musim Panas 1973 di Moscow.

Universiade Musim Panas tahun ini bakal bertempat di Napoli, Italia pada 3-14 Juli mendatang. Indonesia biasanya hanya mengikuti edisi Musim Panas, seperti di Taipei 2017 lalu dengan 3 medali perunggu.

Napoli 2019