AGolf– Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah berjalan selama tiga tahun. Seperti diketahui, awal pemerintahan Jokowi-JK sudah dihadapkan oleh berbagai persoalan, utamanya yang menyerang perekonomian nasional. Mulai dari harga komoditas yang anjlok di pasar global, hingga pengaruh kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat.

Berbagai gejolak ekonomi global tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian nasional. Oleh sebab itu, Kabinet Kerja di bawah kendali Jokowi-JK harus segera mengambil kebijakan yang cepat guna mengatasi pengaruh ekonomi global tersebut terhadap ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, ekonomi Indonesia terus menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Hal itu ditunjukkan dari berbagai indikator ekonomi, antara lain; kemiskinan yang menurun, pertumbuh ekonomi yang stabil, inflasi terkendali, ketimpangan pendapatan menurun dan pengangguran yang juga menurun.

“Untuk inflasi, tiga tahun terakhir selalu di bawah 4 persen,” kata Darmin dalam
paparan tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (17/10).

Menurut Darmin, pertumbuhan ekonomi yang tadinya melambat, kini berbalik menjadi lebih cepat.

“Kita berharap bergerak ke 5,2 persen. Syukur-syukur lebih sedikit,” katanya.

Pondasi ekonomi Indonesia, lanjut Darmin, sangat bagus. Ini jadi modal dasar bagi perekonomian kedepan. Terlebih lagi dari sisi infrakstruktur, kini sudah merata di seluruh Indonesia.

Dari sisi inflasi, kata Darmin, pemerintah berhasil mengelola dengan baik. “Sejarah ekonomi Indonesia, sebelum krisis 1998, inflasi kita selalu double digit. Setelah krisis eknomi, inflasi pelan-pelan menurun. Tiga tahun terakhir selalu di bawah 4 persen,” jelasnya.

Darmin optimistis, inflasi akan terus menurun hingga 3,5 persen plus minus 1 persen. “Di pemerintah mendatang, bila terus terjaga bisa di 3 persen, lalu 2 persen plus minus 1. Saat itu, kita bisa sejajar dengan negara maju yang lain,” tegas Darmin.