AGolf – Sebuah organisasi yang merupakan anggota kelompok Bank Dunia, International Finance Corporation (IFC) menempatkan investasinya di PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) dalam rangka mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) dan sektor kesehatan.

Country Manager IFC Indonesia Azam Khan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu mengemukakan bahwa perusahaan yang melayani sektor kesehatan adalah salah satu fokus penting bagi IFC karena sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia pada 2019.

“Perusahaan yang mendukung kebutuhan konsumen dan mendorong sektor UKM adalah kunci dalam penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah tertinggal,” kata Azam Khan.

Ia memaparkan bahwa IFC turut berpartisipasi pada penawaran umum perdana Aneka Gas Industri Tbk melalui investasi saham sebesar US$11 juta yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan pabrik dan fasilitas distribusi baru di berbagai kawasan di Indonesia termasuk di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Emiten berkode AGII itu memproduksi berbagai jenis gas industri termasuk oksigen, nitrogen, argon dan lainnya untuk mendukung beragam sektor termasuk agrobisnis, produk konsumen, dan UKM.

Dijelaskan, Aneka Gas Industri Tbk menguasai lebih dari 30 persen dari keseluruhaan produksi gas industri, dengan posisi yang krusial di sektor kesehatan, dimana Aneka Gas memasok 75 persen dari kebutuhan gas medis, peralatan dan jasa terkait lainnya bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatanlainnya.

Sementara itu, Vice President Director Aneka Gas Industri, Rachmat Harsono mengatakan bahwa sebagai satu-satunya perusahaan gas industri yang memiliki jaringan distribusi dengan jangkauan nasional, perseroan memiliki posisi bersaing untuk dapat memenuhi permintaan yang kian meningkat di seluruh Indonesia, khususnya di daerah tertinggal.

“Melalui basis konsumen kami yang luas dari sektor kesehatan, makanan dan minuman, hingga otomotif dan konstruksi, memberikan kesempatan bagi kami untuk dapat berkontribusi pada pertumbuhan nasional di berbagai spektrum,” kata Rachmat Harsono.