AGolf– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (21/10/16), IHSG dibuka menguat 6,056 poin atau 0,11 persen ke 5.409,746. Mengakhiri perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 5,598 poin atau 0,10 persen ke 5.403,690. Di pasar uang, dolar Amerika Serikat (USD) bergerak stagnan terhadap rupiah. USD pagi ini dibuka stagnan di Rp 13.005.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memproyeksi IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di rentang 5361 sampai 5488.

“IHSG masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar,” kata William.

Menurutnya, support 5361 terlihat cukup kuat bertahan. Potensi pergerakan masih terlihat akan mengarah naik dalam beberapa waktu mendatang. Sementara itu, target resistance terletak pada level 5488 yang perlu ditembus untuk memperkuat pola kenaikan jangka pendek.

“Momentum koreksi masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend,” imbuh William.

William mengatakan, potensi penguatan masih ditunjang oleh capital inflow yang mulai kembali terjadi dan optmisme pemerintah dengan kembali menurunkan 7 day repo rate. Hari ini IHSG berpotensi menguat.

Berikut rekomendasi saham menurut William :

– BBNI

– EXCL
– UNVR

– WTON

– INDF

– TLKM

– BBCA

– PGAS

– ADHI