AGolf.co- Tampaknya bagi Novak Djokovic, mantan juara Grand Slam 12 kali dan petenis nomor satu dunia, untuk kembali ke puncak terus menjadi jalan yang panjang dan berliku.

Djokovic kalah di putaran kedua Madrid Open dari Kyle Edmund petenis asal Inggris dengan jumlah angka 6-3, 2-6, 6-3. Ini bukanlah kali pertama untuk kedua petenis tersebut bertemu, namun ini merupakan kali pertama bagi Edmund untuk memenangkan pertandingan. Dalam tiga pertandingan sebelumnya Djokovic selalu berhasil mencuri kemenangan atas Edmund.

Kekalahan ini sangat mengecewakan bagi Djokovic setelah ia memiliki awal yang cukup baik untuk membangun kepercayaan dirinya di turnamen Madrid open, mengalahkan Kei Nishikori di dua set langsung dengan angka 7-5,6-4. Itu merupakan kemenangan pertama Djokovic atas lawan yang menempati urutan 20 besar dalam hampir satu tahun terakhir.

Tetapi hal tersebut tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk performa terbaik Djokovic, pasalnya Nishikori saat ini sedang berjuang untuk masa pemulihan setelah cedera fatal di pergelangan tangan, sedangkan Edmund petenis muda berusia 23 tahun ini sedang berada di puncak terbaik kariernya. Hal itu ditunjukkan ketika ia berhasil mencapai semifinal Australia open dan tercatat sebagai petenis Inggris yang menempati peringkat atas pada Maret lalu dan menggeser nama Andy Murray yang mulai dikesampingkan karena cedera. Edmund tiba di Madrid open dengan membawa gelar sebagai petenis ganda di Estoril Open Portugal.

Setelah pertandingan, Djokovic memuji Edmund karena bermain dengan baik. “Ini merupakan permainan tenis terbaik dalam hidup saya, tetapi saya juga mengakui bahwa ada kesalahan yang seharusnya tidak saya lakukan,” ungkap Djokovic dikutip dari theguardian.com Jumat (11/5).

Edmund berhasil menyelamatkan tiga break point dalam set penentuan sebelum ia berhasil mencuri kemenangan dengan angka 6-3,2-6,6-3 dan dengan otomatis akan mempertemukannya dengan petenis unggulan lain.

“Ini adalah pengalaman hebat untuk mengalahkan Novak, saya tidak pernah memenangkan tiga pertandingan sebelumnya, dia adalah legenda dan mampu melewatinya merupakan hal yang luar biasa,” kata Edmund.