AGolf – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen mengembangkan perusahaan rintisan (“start up”) digital di Indonesia dengan menggelar inkubasi bisnis sebagai jembatan yang menghubungkan para “start up” dengan dunia usaha.

“Lewat inkubasi bisnis, Telkom siap memperkenalkan start up Indigo berkualitas kepada para investor guna memberikan kesempatan mendapatkan investasi lebih besar bagi para start up,” kata Direktur Digital & Strategic Portfolio Telkom Indra Utoyo.

Melalui program Indigo Creative Nation (ICN) Telkom membuka peluang sinergi bagi produk start up untuk dimanfaatkan ke dalam ekosistem bisnis yang lebih luas.

“Indigo Demo Day menjadi wadah strategis bagi para founder dan kru-nya untuk mengembangkan bisnis startup-nya lebih luas lagi,” ujarnya.

Acara yang digelar dua kali setahun ini dikemas dalam model “pitching” dan exhibition sehingga para start up dapat mengembangkan jaringan secara lebih luas melalui interaksi dengan para pengunjung Indigo Demo Day.

Setiap rintisan usaha diberi waktu presentasi tujuh menit di depan para pihak, sehingga kemampuan presentasi yang efektif, efisien, namun meyakinkan harus dilakukan oleh para rintisan usaha tersebut.

Sederet start up yang tampil di Indigo Demo Day kali ini adalah Kofera (terobosan bidang periklanan digital), Kartoo (inovasi sistem pembayaran daring), Sonar (analisa sentimen media sosial).

Selanjutnya, Minutes (layanan jasa bisnis personal), Carijasa (jasa teknisi), Paket ID (jasa perantaraan paket), Trax Center (pelacakan kendaraan), dan Zellos (perantara kerja generasi milineal).

Indigo Demo Day sekaligus menjadi graduations bagi para start up Indigo 2015 yang telah berhasil menjalankan inkubasi dan siap berkembang menjadi lebih besar lagi.

Seperti diketahui, Telkom melalui MDI Ventures telah menjalin kerja sama kini tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di wilayah Sillicon Valley, tepatnya di Sunnyvalle, California.

Terbukanya pintu ke Sillicon Valley tak lepas dari kerja sama Telkom dengan akselerator asal Amerika Serikat, Plug n Play (PNP), sehingga memuluskan digital preneur terbaik Indonesia untuk belajar lebih banyak dari para ikon start up global.

“Program ini menjadi konsen utama Telkom untuk terus mendukung program pemerintah dalam melahirkan banyak start up lokal Indonesia yang mampu bersaing di kancah global,” kata Indra.