Julius Boros / Golf.com

AGolf- Hari ini, salah satu pegolf brilian di course-course sulit meninggal dunia, pada 1994 lalu. Ialah Julius Boros yang pernah mengangkat trofi US Open 1952 dan 1963, serta PGA Championship 1968.

Pria kelahiran Connecticut, 3 Maret 1920 baru memutuskan menjadi profesional di usianya yang ke-29 tahun, setelah sempat bekerja sebagai akuntan dan bertahun-tahun menjadi pegolf amatir.

Secara fisik, Boros memiliki tinggi lebih dari 180cm dan memiliki berat hampir 100kg, sehingga banyak yang menjulukinya sebagai ‘Moose’.

Julius Boros dengan trofi US Opennya / Foot Joy

Sepanjang kariernya, Boros mengoleksi 18 gelar PGA Tour dimulai dari US Open 1952 di Northwood Country Club Dallas. Boros kembali meraih mayor US Open usai mengalahkan Arnold Palmer dan Jackie Cupit, pada 1963 di Brooklyn melalui Playoff.

Palmer yang hanya membutuhkan satu gelar PGA Championship demi status Grand Slam, kembali dipecundangi Boros saat PGA Championship 1968. Harus memasukkan bola dari jarak 8 kaki atau 2,4m agar memaksa Playoff, puttnya meleset ke arah kanan dan memastikan Boros sebagai pegolf tertua peraih gelar mayor.

Gelar mayornya yang didapat pada 21 Juli 1968, merupakan gelar mayor oleh pegolf tertua pada usia 48 tahun 142 hari saat berlaga di San Antonio, Texas. Hingga kini, rekor tersebut belum terpecahkan oleh siapapun.

Selain mayor, Boros juga dikenal dengan prestasi membanggakannya saat memenangi turnamen berhadiah besar, seperti World Championship of Golf. Ia memenangi turnamen yang memberikan hadiah USD50 ribu kepada juara, sebanyak dua kali pada 1952 dan 1955.

Kemenangan terakhirnya di PGA Tour datang di Westchester Classic 1968, dengan unggul 1 stroke dari Jack Nicklaus, Dan Sikes dan Bob Murphy.

Di usianya yang ke-55 pada 1975, ia hampir saja memecahkan rekor pegolf tertua yang dipunyai Sam Snead, dengan 52 tahun untuk memenangi PGA Tour. Berada di fase Playoff melawan Gene Littler di Westchester, ia akhirnya kalah dengan par di hole pertama.

Julius Boros (paling kanan) saat mewakili Amerika di Ryder Cup 1963 / PGA.com

Karier yang bagus di PGA Tour, Boros juga sempat mewakili Amerika di ajang Ryder Cup. Setiap ia bermain, Boros selalu membawa tim Amerika memenangi Ryder Cup 1959, 1963, 1965 dan 1967.

Di Ryder Cup, ia merupakan salah satu pegolf dengan rekor di foursome, dengan 6 poin dari 5 kemenangan dan 2 halved.

Dinobatkan sebagai Pegolf Terbaik pada 1952 dan 1963, Boros akhirnya diterima sebagai salah satu anggota World Golf Hall of Fame pada 1982.

Boros meninggal tepat hari ini 23 tahun yang lalu, di course dekat rumahnya di Coral Ridge Country Club, di Florida. Boros meninggal karena serangan jantung, saat tengah duduk di golf cart sekitar hole 16.

Sepanjang kariernya, Julius Boros dikenal sebagai pegolf yang memiliki motto ‘swing easy, hit hard’. Boros juga menerapkan permainan ‘just do it’, dengan tidak membuang buang waktu saat memukul bola.

Quote Julius Boros

Quote Ju;ius Boros / AZQuotes