AGolf– Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera atau KMIS yang dikembangkan Kementerian Sosial RI dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam bentuk Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Elektronik Program Keluarga Harapan atau e-Warong KUBE PKH terus diperluas jangkauannya. Kali ini, 10 e-Warong KUBE PKH dibuka di Kota Bandung sebagai awal untuk mendorong percepatan pembukaan e-Warong KUBE PKH lainnya di Provinsi Jawa Barat, dan melengkapi e-Warong KUBE PKH lainnya dari provinsi yang sama sebelumnya, yaitu di Kota Bogor.
Pembukaan e-Warong KUBE PKH di Bandung ini dilaksanakan di e-Warong KUBE PKH “Jadi Barokah” yang dikelola Ibu Ngadini di Kelurahan Binong, Kecamatan Batu Nunggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (2 September 2016). Peresmian di Batu Nunggal ini menandai dimulainya 9 e-Warong KUBE PKH lainnya di Bandung.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, e-Warong KUBE PKH adalah ikhtiar pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial dan subsidi secara non tunai. Pada tahap awal, baru 10 e-Warong KUBE PKH yang diresmikan untuk wilayah Bandung. Jumlah itu perlu ditambahkan karena kebutuhan e-Warong KUBE PKH di Bandung adalah sebanyak 62 e-Warong KUBE PKH.
“Dengan e-Warong KUBE PKH ini tidak perlu khawatir sisa uang bantuan sosial akan habis karena tersimpan di tabungan yang disediakan BNI. e-Warong KUBE PKH juga akan menghilangkan ketergantungan warga Bandung terhadap rentenir,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta Minggu (4/9).

E-Warong KUBE PKH Jadi Barokah yang diresmikan operasionalnya di Bandung tersebut merupakan e-Warong KUBE PKH ke-18 yang dikembangkan oleh BNI dengan dukungan penuh Kemensos RI. Sebagai bank yang mengembangkan jaringan Branchless Banking dalam program Laku Pandai, BNI menjadikan e-Warong KUBE PKH sebagai agen Laku Pandai BNI, yang dinamai Agen46. Sebagai Agen46, e-Warong KUBE PKH “Jadi Barokah” dapat membukakan rekening bagi para anggota Koperasinya, yang nantinya akan menampung dana Bantuan Sosial dan Subsidi. Selain buku tabungan, anggota koperasi akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang nantinya akan digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi secara digital. Pemilik KKS yang juga penerima manfaat Bantuan Sosial dan Subsidi dapat mencairkan bantuan dari pemerintah tersebut di seluruh jaringan e-Warong KUBE, seluruh outlet dan ATM BNI, maupun jaringan yang dimiliki oleh bank-bank milik negara, yaitu BRI, Mandiri, dan BTN.

E-Warong KUBE PKH juga beroperasi sesuai dengan konsep Rumah Pangan Kita yang dikembangkan oleh BULOG. Dengan demikian, pada satu e-Warong KUBE, tertanam juga fungsi sebagai penjual barang-barang kebutuhan pokok (Rumah Pangan Kita) plus fungsi sebagai Branchless Banking (sebagai Agen46), sehingga menjadi sebuah perpaduan yang lengkap. Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto mengungkapkan, salah satu keunggulan utama KKS adalah adanya dua sistem yang tertanam di dalamnya, yaitu tertanam sistem Saving Account sekaligus sebagai e-Wallet. Dengan fungsi tersebut, penerima manfaat bantuan sosial dapat membelanjakan dana bantuan sosial atau subsidi untuk pembelian bahan kebutuhan pokok, atau menarik dana bantuan sosial secara tunai.
“Apabila ada sisa dana di dalam tabungan, akan kami berlakukan seperti tabungan lain di BNI, sehingga tetap mendapatkan bunga. Seluruh e-Warong KUBE PKH adalah Agen46 yang kami lengkapi dengan aplikasi minimarket yang terintegrasi, sehingga akan memudahkan proses penjualan dan pemesanan barang,” ujarnya.