AGolf.co- Tampaknya hingga saat ini belum ada yang bisa menyaingi performa Nadal di kejuaraan tenis tanah liat, hampir pada setiap musim pertandingan yang berlangsung di lapangan tanah liat Nadal selalu mendominasi jalannya pertandingan. Bahkan tak jarang petenis Spanyol tersebut keluar sebagai juara. Tetapi kali ini ia harus bekerja lebih keras jika ingin memenangkan kejuaraan Madrid Open dan kejuaraan Ganda Roma dalam waktu yang hampir bersamaan.

Bagaimana tidak, pada pertandingan pertamanya di Madrid Open, Nadal harus menghadapi petenis tangguh asal Prancis Gael Monfils yang dikenal memiliki stamina di atas rata-rata.

Setelah memenangkan kedua gelar di kejuaraan Monte Carlo dan Barcelona Open, memberikan bukti yang cukup jelas bahwa petenis Spanyol ini memiliki performa terbaiknya di musim ini. Petenis nomor 1 dunia ini tidak pernah kehilangan satu set pun pada turnamen musim ini, bahkan dia juga tampak bugar tanpa cedera sedikitpun yang dialaminya.

Sedangkan Monfils, petenis Prancis itu mengalahkan Nikoloz Basilashvili dalam pertandingan pembukanya di Madrid 6-2, 3-6, 6-3. Pemain berusia 31 tahun itu mengatakan bahwa kebugaran fisiknya merupakan sesuatu yang sangat penting, menghadapi pemain sekelas Nadal bukanlah perkara yang mudah. “Stamina dan kecepatan merupakan kunci utama untuk bisa bertahan dalam sebuah pertandingan,” ungkap Monfils

Monfils mampu bermain dengan cukup apik ketika melawan petenis asal Georgia Nikoloz Basilashvilli, sepanjang pertandingan Monfils terlihat cukup tenang dan lebih memanfaatkan beberapa kesalahan yang dilakukan lawannya. Meskipun pertandingan ini berjalan selama tiga set, namun selisih angka yang dihasilkan bisa terbilang cukup jauh. Hal itu disebabkan oleh Basilashvilli terlalu sering melakukan kesalahan dengan memukul ke arah luar kotak tempat Monfils berdiri. Bahkan sepanjang pertandingan hampir tidak terlihat perlawanan yang cukup berarti dari petenis asal Georgia tersebut.

Sebagai tuan rumah, Nadal telah mendominasi pertandingan head-to-head selama bertahun tahun di lapangan tanah liat. Dan dengan Monfils kembali dari cedera, itu akan membutuhkan kerja keras khususnya bagi petenis Perancis guna mencegah Nadal untuk kembali menjadi juara di tahun ini atau bahkan untuk mengakhiri 46 kemenangan beruntun “king of clay” di permukaan lapangan favoritnya.