Roberto Diaz/ pgatour.com

AGolf– World Golf Championship pertama di kalender 2017 yang dipindahkan ke Meksiko minggu ini, menjadi salah satu kesempatan bagi pegolf tuan rumah, Roberto Diaz untuk tampil maksimal.

Diaz tampil di Club de Golf Chapultepec karena memiliki ranking lebih tinggi, No. 472 daripada rekan senegaranya, Rodolfo Cazaubon (510). Perjuangannya di turnamen Web.com Tour Club Colombia Championship pada 9-12 Februari, berhasil menaikkan peringkatnya dari 700-an menjadi Top-500 dunia setelah finish sebagai runner up.

“Saya bermain dengan selisih 5 strokes di hari terakhir di Colombia. Masuk ke hole 17, caddieku bilang begini, ‘jika saya bisa birdie di hole ini, saya memiliki peluang bermain di WGC’,” kenang Diaz akan penampilannya 2 minggu lalu. “Pikirku, ‘Oh, itu bagus sekali’.”

Dia pun mendapatkan birdie di hole terakhir dan berkesempatan memenangi gelar Web.com Tour pertamanya. Sayang, Ethan Tracy mampu membuat putt dari 101 yards untuk memaksakan Playoff. Diaz yang kalah di dua hole, harus menunda gelarnya tapi cukup puas dengan kenaikan rankingnya.

Seminggu setelahnya, di turnamen Panama Claro Championship ia bisa saja  tergusur rekan senegaranya, Abraham Ancer untuk tampil di WGC. Setelah finish di T.19 dan pesaing terdekatnya, Rodolfo Cazaubon yang tersingkir lebih dulu di dua putaran awal PGA Tour Latinoamerica, praktis Ancer harus tampil sebagai runner up untuk memastikan tempat di WGC.

Namun, 3-under 67 di putaran final, hanya membuatnya menempati peringkat keempat saja.

“Saya bilang ke Abe kalau dia bisa bermain bagus di front nine, saya akan menunggunya untuk menikmati champagne atau semacamnya. Saya bermain cukup bagus di Panama ketika itu, tetapi sayang saya harus meninggalkan sahabatku di WGC nanti,” ungkapnya yang terpilih sebagai wakil Meksiko di WGC.

Kita tunggu saja aksinya di WGC-Mexico Championship, yang akan dimulai Kamis hingga Minggu nanti.