AGolf.co– Tahun politik, memang, kerap membingungkan. Terutama bagi para pelaku pasar. Investor tak tahu pasti, kemana arah yang harus ditempuh.

Dalam kondisi seperti ini, sebenarnya ada jalan yang aman untuk tetap menanamkan uangnya dengan menguntungkan, yakni dengan membeli saham-saham perbankan. Terutama bank besar yang memetik untung kakap setiap tahunnya, seperti saham Bank Mandiri (BMRI), saham BCA (BBCA), BRI (BBRI) dan saham Bank BNI (BBNI).

Bank Mandiri, contohnya, tahun 2018 lalu berhasil meraih laba bersih Rp25 triliun atau tumbuh 21,2%. Kenaikan tersebut diperoleh berkat naiknya kredit (12%) yang disusul oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih 5,28% menjadi Rp57,3 triliun   dan pendapatan atas jasa (fee based income) menjadi Rp28,4 triliun.

Bank BCA pun sami mawon, untungnya tahun lalu meningkat menjadi Rp25,55 triliun (Non audit). Pertumbuhan itu didorong oleh meningkatnya kredit. Dan ini diprediksi masih akan tumbuh di tahun politik ini.

Yang tak kalah mengilap adalah keuntungan yang diraih Bank BRI sebesar Rp32,4 triliun atau naik 11,6% dari tahun sebelumnya Rp29 trliun. Sementara laba Bank BNI hanya tumbuh 10,3% menjadi Rp15,02 triliun.

Diprediksi, tahun ini kinerja bank-bank tersebut masih akan tumbuh, seiring meningkatnya berbagai proyek pemerintah dan daya beli masyarakat. Makanya, saham-sahamnya pun selalu mendapat rekomendasi positif dari para analis.

Tidak muluk-muluk. Para analis menyarankan beli untuk BMRI dengan target harga Rp8.600, BBNI Rp10 ribu, BBCA Rp28 ribu dan BBRI Rp4.200.

Anda tertarik?