Gerbang tol Palimanan/twitter: @senkomtolcipali

AGolf– PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mengimbau pada saat arus balik, pengguna jalan tol Cipali agar melakukan manajemen waktu demi mengurangi penumpukan jumlah kendaraan, yakni dengan tidak melakukan perjalanan balik dalam waktu bersamaan pada Sabtu dan Minggu.

Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Firdaus Azis mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan dan sebagai bentuk dukungan bagi pengguna jalan tol Cipali, LMS kembali memberikan diskon 10 persen untuk kendaraan golongan 1. Tapi diskon tersebut khusus bagi pelintas tol yang menggunakan kartu uang elektronik (e-payment) saat bertransaksi di gerbang tol Cipali yang berlaku selama arus balik, yakni mulai hari ini, Jumat 30 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017.

“Pembayaran melalui uang elektronik sejauh ini membantu mempercepat proses transaksi di gerbang tol. LMS mengapresiasi dukungan masyarakat untuk menggunakan ETC sehingga meningkatkat efisiensi transaksi di jalan tol dan memperlancar arus lalu lintas. Jumlah penetrasi ETC di tol Cipali hingga hari ini mencapai hampir 20 persen dari total transaksi,” kata Firdaus melalui siaran pers, Jumat (30/6).

Saat arus balik pengemudi juga diimbau untuk menyiapkan uang pas Rp 55.500 khususnya untuk kendaraan yang masuk dari GT Kaligangsa atau GT Brebes Timur (sebelum masuk tol Cipali, melalui GT Palimanan utama), karena tidak akan diberlakukan pembulatan tarif. Meski demikian, guna mempercepat transaksi yang menggunakan uang tunai, LMS telah menyediakan voucher pengganti uang tunai dengan tarif normal Rp 55.500 sebelum gardu tol oleh petugas JKR dengan identitas LMS.

Untuk pengemudi yang hendak balik ke arah Jakarta, sebaiknya memastikan terlebih dahulu agar BBM di kendaraannya terisi penuh. Hal ini untuk mengantisipasi antrian panjang di SPBU rest area. Selain itu, LMS bersama Pertamina juga bekerjasama menyediakan BBM kemasan berukuran 10 liter di rest area Tol Cipali sehingga dapat menghindari antrian panjang di SPBU.

LMS mengimbau kepada pengemudi untuk tidak memaksakan diri masuk ke dalam rest area jika sudah penuh. Pengemudi dapat beristirahat di luar area Tol Cipali dengan keluar melalui gerbang tol terdekat. Setelah itu, pengemudi bisa masuk kembali ke Tol Cipali dan tarif tolnya jika ditotal akan tetap sama saat dihitung jumlah yang mesti dibayarkan.

Pengemudi juga diimbau untuk memeriksa kondisi kendaraannya seperti rem, lampu dan lainnya agar berfungsi dengan baik, serta menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan berkendara demi keselamatan bersama. Beristirahatlah jika lelah dan mengantuk di rest area dan parking bay yang tersedia.

LMS menyiapkan parking bay baru yang dilengkapi dengan fasilitas mushola dan toilet selama masa mudik. Namun parking bay tersebut hanya akan dibuka sesuai dengan rekomendasi pihak kepolisian untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran seluruh pengguna jalan tol, yakni di:

– Cikopo (bekas gerbang tol Cikopo di KM 78 A arah Cirebon dan KM 78 B arah Jakarta)

– KM 153+400 A (arah Cirebon) dan KM 155+200 B (arah Jakarta)

Di sepanjang jalan tol Cipali, terdapat delapan rest area yakni:

Empat (4) Rest Area Tipe A (besar) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, mushola, SPBU, bengkel siaga, dan layanan kesehatan sementara, ada di:

– KM 102 arah Cirebon,

– KM 101 arah Jakarta,

– KM 166 arah Cirebon dan

– KM 164 arah Jakarta.

Empat (4) Rest Area Tipe B (kecil) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, mushola, ada di :

– KM 86 arah Cirebon,

– KM 86 arah Jakarta,

– KM 130 arah Cirebon

– KM 130 arah Jakarta

LMS juga menyediakan posko pelayanan kesehatan sementara bagi semua pengguna jalan tol Cipali yang membutuhkan di setiap Rest Area tipe A dan tipe B secara gratis.

Bagi para pengemudi yang membutuhkan peta tol Cipali, LMS menyediakannya di Rest Area KM 164 arah Jakarta mulai dari 28 Juni hingga 1 Juli 2017 secara gratis.